
Motor 3 Fase 4 Hp
Motor 3 fase 4hp
Daya dan Performa
Output Daya: Motor ini memiliki daya 4 tenaga kuda (sekitar 3 kW), yang membuatnya ideal untuk aplikasi industri tugas sedang. Daya ini memungkinkan motor untuk menangani tugas-tugas seperti menggerakkan pompa, kipas, dan mesin kecil dengan torsi yang signifikan. Daya 4 HP menyediakan sumber daya yang kuat, memastikan kinerja yang andal dalam aplikasi yang memerlukan output mekanis yang stabil dan substansial.
Efisiensi: Dengan efisiensi operasional berkisar antara 85% hingga 90%, motor ini unggul dalam konversi energi. Efisiensi tinggi berarti motor mengubah sebagian besar energi listrik menjadi energi mekanik, sehingga meminimalkan pemborosan energi. Hal ini tidak hanya berkontribusi pada pengurangan biaya operasional tetapi juga membantu menghemat energi, menjadikan motor pilihan ekonomis untuk penggunaan jangka panjang.
Spesifikasi Listrik
Tegangan dan Frekuensi: Motor ini dirancang untuk beroperasi pada arus bolak-balik (AC) tiga fase, yang umumnya digunakan dalam lingkungan industri karena pasokan dayanya yang stabil dan efisien. Motor ini mendukung berbagai konfigurasi tegangan, biasanya termasuk 220/380V atau 380/660V, tergantung pada standar kelistrikan regional. Motor ini beroperasi pada frekuensi standar 50 Hz atau 60 Hz, memastikan kompatibilitas dengan berbagai sistem daya global dan membuatnya serbaguna untuk aplikasi internasional.
Nilai Arus: Konsumsi arus motor disesuaikan dengan voltase yang digunakannya. Misalnya, saat beroperasi pada 220V, motor menarik sekitar 10-12 amp, sedangkan pada 380V, motor mengonsumsi sekitar 6-7 amp. Nilai arus ini memastikan bahwa motor beroperasi dalam batas kelistrikan yang aman dan memberikan kinerja yang konsisten di berbagai level voltase.
Konstruksi dan Material
Rangka dan Rumah: Rangka motor biasanya dibuat dari besi tuang atau aluminium. Besi tuang dipilih karena daya tahan dan kekakuannya, sehingga cocok untuk lingkungan industri yang keras di mana daya tahan dan ketahanan terhadap tekanan fisik sangat penting. Di sisi lain, aluminium menyediakan alternatif yang lebih ringan dengan sifat pembuangan panas yang sangat baik, sehingga ideal untuk aplikasi yang mengutamakan efisiensi pendinginan.
Komponen Internal: Komponen internal, termasuk rotor dan stator, terbuat dari baja silikon berkualitas tinggi. Material ini dipilih karena kemampuannya untuk meminimalkan kerugian inti, yang pada gilirannya meningkatkan efisiensi motor secara keseluruhan. Dengan mengurangi kerugian inti besi, motor menghasilkan lebih sedikit panas selama pengoperasian dan meningkatkan kinerja, yang berkontribusi pada keandalan dan keawetannya.
Pendinginan dan Ventilasi
Sistem Pendingin: Motor dilengkapi kipas internal yang memfasilitasi pendinginan berventilasi sendiri. Sistem pendingin ini mengalirkan udara eksternal melalui motor untuk menghilangkan panas yang dihasilkan selama pengoperasian. Pendinginan yang efektif sangat penting untuk mempertahankan suhu pengoperasian yang optimal, mencegah panas berlebih, dan memastikan motor bekerja secara konsisten dan efisien.
Kelas Perlindungan: Dengan peringkat IP55, motor ini dirancang untuk menahan paparan debu dan semburan air bertekanan rendah. Kelas perlindungan ini memastikan bahwa motor dapat digunakan di berbagai lingkungan industri yang berdebu dan lembap, sehingga memberikan daya tahan dan keandalan bahkan dalam kondisi yang sulit.
Isolasi dan Keamanan
Kelas Isolasi: Isolasi motor diklasifikasikan sebagai F atau H. Isolasi Kelas F dapat menangani suhu hingga 155 derajat, sedangkan isolasi Kelas H dinilai untuk suhu hingga 180 derajat. Isolasi bermutu tinggi ini membantu melindungi lilitan motor dari kerusakan termal, sehingga memperpanjang umur motor dan mempertahankan kinerja dalam berbagai kondisi suhu.
Fitur Keamanan: Untuk mencegah panas berlebih, motor dapat dilengkapi dengan perlindungan termal terpadu. Fitur ini secara otomatis mematikan motor atau mengurangi dayanya jika suhu melebihi tingkat aman. Mekanisme keamanan tersebut sangat penting untuk melindungi motor dan peralatan yang terhubung dari potensi kerusakan akibat panas yang berlebihan.
Instalasi dan Pemasangan
Opsi Pemasangan: Motor menawarkan opsi pemasangan yang fleksibel, termasuk konfigurasi pemasangan di kaki (B3) dan pemasangan di flensa (B5). Fleksibilitas ini memungkinkan pemasangan yang mudah dalam berbagai pengaturan, baik pada mesin maupun sistem konveyor. Kemampuan untuk memilih gaya pemasangan yang tepat menyederhanakan integrasi ke dalam pengaturan yang ada dan memudahkan perawatan serta penggantian.
Dimensi: Dirancang untuk memenuhi dimensi industri standar, motor ini kompatibel dengan berbagai peralatan. Standarisasi ini memastikan bahwa motor dapat dengan mudah diganti atau ditingkatkan tanpa memerlukan modifikasi signifikan pada infrastruktur yang ada, sehingga meningkatkan kemampuan adaptasi dan kemudahan penggunaannya.



Spesifikasi teknis
| Parameter Teknis | Spesifikasi |
|---|---|
| Daya Keluaran (Daya Terukur) | 4 HP (sekitar 3 kW) |
| Voltase | 220/380V, 380/660V (±10%) |
| Frekuensi | Frekuensi 50Hz/60Hz |
| Arus (pada 220V/380V) | 10-12 A / 6-7 A |
| Kecepatan (RPM) | 1500 RPM (4-kutub) |
| Efisiensi | 85% - 90% |
| Faktor Daya | 0.8 - 0.9 |
| Kelas Isolasi | F (155 derajat) / H (180 derajat) |
| Kelas Perlindungan | IP55 (Tahan Debu dan Air) |
| Metode Pendinginan | IC411 (Ventilasi sendiri dengan kipas) |
| Jenis Pemasangan | B3 (Dipasang di kaki) atau B5 (Dipasang di flensa) |
| Bahan Bingkai | Besi Cor / Aluminium |
| Diameter Poros | 25 mm |
| Panjang Poros | 50 mm |
| Berat | 20-30 kg (Tergantung pada rangka) |
| Suhu Operasional | -20 derajat ke +40 derajat |
| Suhu Sekitar | Maksimal 40 derajat |
| Ketinggian | Kurang dari atau sama dengan 1000 meter |
| Tingkat Kebisingan | Kurang dari atau sama dengan 70 dB(A) |
| Tingkat Getaran | Kurang dari atau sama dengan 2,8 mm/s |
| Torsi Awal | 1.8 - 2.5 kali torsi terukur |
| Momen Inersia | 0.0020 kg·m² |
| Jenis Koneksi | Bintang (Y) / Delta (Δ) |
| Jenis Bantalan | Bantalan Bola Tertutup |
| Kepatuhan Standar | Standar IEC 60034, ISO 9001 |
Bidang aplikasi motor 3 fase 4 hp

Mesin Industri
Motor fase 3- 4 HP sangat serbaguna, sesuai dengan berbagai aplikasi industri dan komersial karena daya dan efisiensinya. Motor ini umumnya digunakan dalam mesin industri, yang menggerakkan pompa berukuran sedang untuk pemindahan cairan dan mengoperasikan kipas dan blower untuk ventilasi yang efektif di pabrik dan gudang. Dalam sistem HVAC, motor ini memberi daya pada unit penanganan udara dan kipas sistem pemanas, yang penting untuk menjaga kualitas udara dalam ruangan dan kontrol suhu.
Di bidang pertanian, motor ini digunakan di pabrik pakan untuk menggiling dan mencampur pakan ternak, dan di sistem irigasi untuk mendistribusikan air secara efisien. Di bidang manufaktur, motor ini menggerakkan peralatan mesin seperti mesin bubut dan bor, serta mixer dan penghancur dalam berbagai proses produksi.
Motor juga digunakan dalam aplikasi komersial, menggerakkan lift kecil, eskalator, dan unit pendingin untuk memastikan pengoperasian yang andal di gedung dan lingkungan ritel. Selain itu, dalam bidang energi dan utilitas, motor mendukung fasilitas pengolahan air dan air limbah dengan menggerakkan peralatan penting seperti pompa dan aerator. Kemampuan beradaptasi dan daya motor membuatnya penting untuk berbagai macam tugas, meningkatkan efisiensi dan keandalan di berbagai sektor.
Sektor energi dan utilitas
Instalasi Pengolahan Air: Motor ini menggerakkan berbagai peralatan penting untuk pemurnian dan pengolahan air. Motor ini menggerakkan pompa yang menggerakkan air melalui sistem penyaringan dan unit dosis kimia, memastikan kontaminan dibuang secara efektif. Selain itu, motor ini mengoperasikan mixer yang mencampur bahan kimia dengan air untuk meningkatkan proses pemurnian. Dengan menyediakan daya yang andal dan konsisten, motor membantu mempertahankan standar kualitas air yang tinggi yang diperlukan untuk konsumsi yang aman dan perlindungan lingkungan.
Pengolahan Air Limbah: Pada instalasi pengolahan air limbah, motor berperan penting dalam mengoperasikan pompa dan aerator yang sangat penting untuk mengolah limbah dan air limbah. Motor menggerakkan pompa yang memindahkan air limbah melalui berbagai tahap pengolahan, termasuk pengolahan primer, sekunder, dan tersier. Motor juga menggerakkan aerator yang memasukkan udara ke dalam air limbah, yang mendorong aktivitas mikroba yang diperlukan untuk mengurai bahan organik. Fungsi ini penting untuk mengurangi polusi, meningkatkan kualitas air, dan memenuhi standar peraturan untuk pembuangan ke badan air alami.

Metode Instalasi:
| Struktur dan jenis instalasi (kode IM) |
Saya B3 | Saya B8 | Saya B5 | Saya B6 | Saya V5 | Saya V1 | Saya B7 | Saya V6 | Saya V3 |
| Diagram instalasi | ![]() |
![]() |
![]() |
![]() |
![]() |
![]() |
![]() |
![]() |
![]() |
| Ukuran bingkai | 63-450 | 63-160 | 63-280 | 63-160 | 63-160 | 63-450 | 63-160 | 63-160 | 63-160 |
| Struktur dan jenis instalasi (kode IM) |
Saya V37 | Saya V17 | Saya B34 | Saya V19 | Saya V18 | Saya B14 | Saya V35 | Saya V15 | Saya B35 |
| Diagram instalasi | ![]() |
![]() |
![]() |
![]() |
![]() |
![]() |
![]() |
![]() |
![]() |
| Ukuran bingkai | 63-132 | 63-13 | 63-132 | 63-132 | 63-132 | 63-132 | 63-160 | 63-160 | 63-450 |
Tanya Jawab Umum
1. Apa saja aplikasi utama motor ini, dan di mana umumnya digunakan?
Motor ini dirancang untuk aplikasi industri dan komersial tugas sedang. Motor ini umumnya digunakan untuk memberi daya pada peralatan seperti pompa, kipas angin, dan konveyor. Dalam lingkungan industri, motor ini menggerakkan mesin di fasilitas pengolahan air, sistem HVAC, dan proses manufaktur. Motor ini juga dapat diaplikasikan pada peralatan pertanian, termasuk pabrik pakan dan sistem irigasi. Selain itu, motor ini digunakan dalam lingkungan komersial untuk lift, eskalator, dan unit pendingin.
2. Apa spesifikasi kelistrikan utama motor ini?
Motor beroperasi pada daya AC tiga fase, mendukung berbagai konfigurasi tegangan, seperti 220/380V atau 380/660V, tergantung pada standar regional. Motor beroperasi pada frekuensi standar 50 Hz atau 60 Hz. Nilai arus bervariasi tergantung pada tegangan; misalnya, pada 220V, motor biasanya menarik sekitar 10-12 amp, dan pada 380V, motor menghabiskan sekitar 6-7 amp. Spesifikasi ini memastikan pengoperasian yang stabil dan andal di berbagai sistem kelistrikan.
3.Bahan apa yang digunakan dalam konstruksi motor ini, dan bagaimana pengaruhnya terhadap ketahanannya?
Rangka motor biasanya terbuat dari besi tuang atau aluminium. Besi tuang memberikan ketahanan dan kekakuan yang luar biasa, sehingga cocok untuk lingkungan industri yang keras di mana ketahanan sangat penting. Aluminium, di sisi lain, menawarkan bobot yang lebih ringan dan pembuangan panas yang lebih baik, sehingga ideal untuk aplikasi di mana efisiensi pendinginan penting. Komponen internal, seperti rotor dan stator, terbuat dari baja silikon berkualitas tinggi untuk mengurangi kerugian inti dan meningkatkan efisiensi keseluruhan.
4.Bagaimana motor menangani pendinginan dan ventilasi?
Motor dilengkapi dengan kipas internal yang menggunakan ventilasi otomatis untuk menghilangkan panas yang dihasilkan selama pengoperasian. Sistem pendingin ini memastikan bahwa motor mempertahankan suhu pengoperasian yang optimal, mencegah panas berlebih, dan memastikan kinerja yang konsisten. Selain itu, motor biasanya memiliki peringkat IP55, yang melindunginya dari masuknya debu dan semburan air bertekanan rendah, sehingga cocok untuk digunakan di berbagai lingkungan industri yang sering terpapar debu dan kelembapan.
5. Kelas isolasi apa yang dimiliki motor, dan apa implikasinya terhadap kinerja?
Motor ini memiliki kelas isolasi seperti F atau H. Isolasi Kelas F dapat menahan suhu hingga 155 derajat, sedangkan isolasi Kelas H dapat menangani suhu hingga 180 derajat. Isolasi bermutu tinggi ini membantu melindungi lilitan motor dari kerusakan termal, sehingga memperpanjang masa pakainya dan mempertahankan kinerja dalam berbagai kondisi suhu. Hal ini memastikan bahwa motor dapat menangani lingkungan yang menuntut tanpa mengorbankan keandalan.
6. Apa saja pilihan pemasangan untuk motor ini, dan bagaimana ini memengaruhi pemasangan?
Motor ini menawarkan opsi pemasangan yang fleksibel, termasuk konfigurasi pemasangan di kaki (B3) dan pemasangan di flensa (B5). Gaya pemasangan ini memungkinkan pemasangan yang mudah dalam berbagai pengaturan, baik pada mesin maupun sistem konveyor. Kemampuan untuk memilih di antara berbagai opsi pemasangan memastikan bahwa motor dapat disesuaikan dengan berbagai persyaratan pemasangan, sehingga membuatnya serbaguna dan mudah diintegrasikan ke dalam sistem yang ada.
7.Bagaimana motor mendukung kecepatan variabel dan kontrol yang tepat?
Untuk aplikasi yang memerlukan kecepatan variabel, motor dapat dipasangkan dengan penggerak frekuensi variabel (VFD). VFD memungkinkan kontrol yang tepat atas kecepatan dan torsi motor, sehingga dapat disesuaikan dengan berbagai kebutuhan operasional. Kemampuan ini khususnya berguna untuk proses yang memerlukan penyesuaian kecepatan atau beban, sehingga meningkatkan kontrol dan efisiensi proses secara keseluruhan. Dengan menyediakan tingkat fleksibilitas ini, motor dapat memenuhi berbagai persyaratan aplikasi secara efektif.
Tag populer: Motor 3 fase 4 hp, produsen, pemasok, pabrik motor 3 fase 4 hp di Cina
You Might Also Like
Kirim permintaan

















